halooooooooooooooooooooo everybodyyyyyyyyyyy,,,!!!!!!!!wohoooooooooooooooooooo!!!!!

how’s you doin’ everyone, hope that you all have a good day alright,,ahahahahahahahahahahaha

 

it been a long time that i’m not written my notes i guess,,,but it’s okay,inspiration ain’t come everyday, but inspiration come from everything that you had in your life, oke kayaknya cukup ya untuk basa basinya let’s roll to the topic.

 

seperti judul yang saya tulis, ACHIEVEMENT = Prestasi (menurut sumber dari om gugle translator) sometimes beberapa orang salah mengartikan arti PRESTASI itu sendiri, kenapa saya bilang salah mengartikan, begini PRESTASI, sedari dulu selalu diartikan dengan hal yang berbau dengan penghargaan, penghormatan, gelar?, penghasilan, or many more, yang di dalam intinya adalah PRESTASI = ADA TANDA BUKTI, ya selalu ada tanda bukti, entah hitam di atas putih, atau sebuah foto, hasil karya, dan kawan kawan. tapi pernahkah kalian terpikirkan, bahwa prestasi juga bisa kita raih dalam hal – hal yang kecil sekalipun, contoh bagaimana anda dalam beragama? bagaimana anda mendidik anak anda? bagaimana anda melaksanakan pekerjaan anda, bagaimana anda membentuk sebuah cita – cita? itu semua juga merupakan prestasi yang lebih menjurus dalam KEHIDUPAN kita, ya tidak bisa kita pungkiri, sering kali terjadi kasus, Anak dilarang sekolah oleh orang tuanya, Orang tua bunuh diri karena ekonomi keluarga, seorang anak kabur dari rumah karena tidak dibelikan permen (ini mungkin loh terjadi, soalnya tetangga gw ada yg kayak gt,dulu tapi), atau mahasiswa bunuh diri karena tidak lulus – lulus (ini nih,bikin parno, gw kan masih kuliah, hadehhhhhhh). Semua itu kerap kali terjadi, dan pihak berwajib pun tidak bisa menilai ini sebagai sebuah tindak kejahatan atau kriminalitas, yang pada nantinya pihak yang berwajib akan memberikan laporan bahwa ini merupakan masalah keluarga yang seharusnya bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

KENAPA KOK ITU BISA TERJADI, MUNGKIN UNTUK TERJADI?

itu dikarenakan prestasi hanya dipandang di satu titik saja, bilang hanya dilihat pada satu titik, bisa berdampak kebanyak hal, mulai dari psikologi orang yang bersangkutan, emosi (ekspresi), cara pandang, bahkan cara hidup. yang dimana bila sebuah prestasi dilihat secara kaku, tidak ada penghargaan yang lainnya, bahkan tidak ada motivasi yang ada dalam diri setiap insan. itu membuat kehidupan begitu “hambar?”.

 

JADI APA YANG HARUS KITA LAKUKAN?

yang sebaiknya kita lakukan adalah, selalu bersyukur dan mengupayakan di dalam kehidupan kita, serta melihat segala bentuk hasil, merupakan prestasi yang sangat membanggakan. niscaya dengan kita terus berpikir seperti itu, maka cara kita memandang sebuah prestasi, menjadi lebih luas dan menyenangkan, karena semua yang kita lakukan sangatlah berarti, untuk orang disekeliling kita, keluarga kita, bahkan diri kita sendiri, segala hal yang kita lakukan akan menjadi semakin berarti. sekian.

 

TIDAK PERLU POHON YANG SANGAT BESAR UNTUK MEMBANGUN SEBUAH RUMAH, COBA ROTAN, BAMBU, YA MEREKA TIDAK BESAR, TAPI BILA DISATUKAN MEREKA TIDAK HANCUR, SEPERTI HIDUP KITA, YANG DI PENUHI OLEH PENGALAMAN, TIDAK PERLU BESAR, SELAMA KITA MEMILIKI BANYAK PENGALAMAN, MAKA KITA TERLIHAT BEGITU KUAT. – TIO